Prodi SPI IAIN Parepare — Hasdiana Muin, mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat cumlaude dan terpilih sebagai wisudawan inspiratif dalam pelaksanaan wisuda IAIN Parepare. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Hasdiana yang telah membangun kemandirian sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) melalui aktivitas jualan online.
Perjalanan Hasdiana menuju kelulusan tidak hanya diwarnai aktivitas akademik. Sejak masih berstatus pelajar MTs, ia telah mengenal dunia usaha melalui kegiatan jual beli secara daring. Aktivitas tersebut terus dijalani hingga dirinya menempuh pendidikan tinggi di Program Studi SPI FUAD IAIN Parepare.
Menjalankan usaha sekaligus menyelesaikan pendidikan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi Hasdiana. Ia dituntut mampu membagi waktu antara kegiatan akademik dan aktivitas usaha yang dijalaninya. Pengalaman tersebut menjadi proses yang membentuk kemandirian dan tanggung jawab dalam menjalani berbagai aktivitas.
“Menjalani kuliah sambil berjualan sejak MTs mengajarkan saya untuk belajar mandiri, mengatur waktu, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang saya jalani. Saya bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan di Program Studi Sejarah Peradaban Islam FUAD IAIN Parepare dengan predikat cumlaude dan mendapatkan kesempatan menjadi wisudawan inspiratif. Bagi saya, pencapaian ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan melangkah ke tahap berikutnya,” ujar Hasdiana.
Di lingkungan kampus, Hasdiana tidak hanya berfokus pada penyelesaian studi. Ia juga aktif mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan dan kesempatan pengembangan prestasi. Mahasiswa SPI FUAD tersebut tercatat berhasil lolos sebagai finalis Duta Inspirasi Indonesia Batch 20, sebuah program yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Capaian lainnya datang dari ajang tingkat nasional. Pada Duta Generasi Muda Berbakat Batch 1 yang diselenggarakan di Bandar Lampung pada 1–2 Mei 2026, Hasdiana berhasil menjadi finalis dan meraih Gold Award (Inspiratif). Prestasi tersebut turut membawa nama IAIN Parepare dalam kompetisi tingkat nasional.
Rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Hasdiana hingga menyelesaikan pendidikan di SPI FUAD. Predikat cumlaude yang diraihnya menunjukkan capaian akademik, sementara penghargaan sebagai wisudawan inspiratif menjadi bagian dari pengakuan atas perjalanan dan aktivitas yang dijalaninya selama masa pendidikan.
Bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam, capaian Hasdiana menambah catatan prestasi mahasiswa yang tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi dan menunjukkan potensi di luar ruang perkuliahan. Prodi SPI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, serta pengalaman yang dapat menunjang daya saing lulusan.

Kisah Hasdiana memperlihatkan bahwa proses pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pengalaman membangun kemandirian. Aktivitas jualan online yang dimulainya sejak MTs, perjalanan sebagai mahasiswa SPI FUAD, hingga pencapaian sebagai lulusan cumlaude dan wisudawan inspiratif menjadi rangkaian pengalaman yang membentuk perjalanan pendidikannya.
Capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa prestasi mahasiswa dapat lahir dari proses yang panjang. Kelulusan dengan predikat cumlaude dan status sebagai wisudawan inspiratif menjadi salah satu titik penting bagi Hasdiana untuk melanjutkan langkah setelah menyelesaikan studi di IAIN Parepare.